Entertainment

Musik Di Mata Bens Leo

Sebagai seorang pengamat musik, Bens Leo masih tetap eksis mencermati perkembangan musik di Indonesia. Bolehklik.com sempat mewawancarai beliau seputar lagu yang bertemakan cinta tanah air dan lagu tema  anak. Berikut kutipan wawancara dengan Bens Leo.

Bolehklik.com :
Bagaimana menurut bapak perkembangan lagu yang bertemakan cinta tanah air?

Bens Leo :
Lagu-lagu tema patriotik cinta tanah air tetap dirilis oleh musisi baik dalam bentuk band atau soloist. Lagu tema ini masih tetap ada mulai dari tahun 70-an hingga sekarang. Yang paling terkenal sekali adalah lagu almarhum Gombloh dengan lagunya Kebyar-Kebyar. Lagu ini menjadi sejarah di industri musik karena menjadi inspirasi bagi musisi lain untuk menciptakan lagu dengan tema yang sama. Lagu Kebyar-Kebyar menjadi hit bahkan dalam beberapa event nasional bisa mendampingi lagu nasional Indonesia Raya. Itulah fenomena yang menarik yang membuat musisi ingin menciptakan lagu sejenis itu.

Bolehklik.com :
Kalau kita giatkan lagi lagu tema Nasionalisme atau patriotik, apakah pasar masih menerima?

Bens Leo :
Sebetulnya lagu tema patriotik kalau digarap dengan lirik yang benar dan tidak menggurui, kemudian melodi lagunya enak dan dinyanyikan oleh penyanyi dan vokalis yang cocok dengan lagu itu, maka akan menjadi menarik. Sejarah mencatat lagu Bendera yang diciptakan oleh Eros – Sheila On 7, takkala ingin dinyanyikan oleh Sheila on 7 sendiri, tapi dianggap kurang cocok oleh musisi shelia on 7 itu sendiri. Lalu oleh Bapak Ian Juhana, salah satu Direktur Sony Music Indonesia, lagu tersebut diberikan kepada Kikan, vokalis band Cokelat. Dan lagu itu menjadi hit. Dari sini orang mengenal lagu tema patriotik cinta tanah air menjadi hit. Bahkan setelah adanya lagu Bendera, ada juga lagu sejenis dari Pee Wee Gaskins dengan lagu Dari Mata Sang Garuda. Sebelumnya juga ada lagu Garuda Di Dadaku dari band Netral. Grup band Kotak juga pernah membuat Theme Song musik film dengan tema cinta Indonesia. Musisi Yovie Widianto yang dikenal sebagai pencipta lagu tema-tema cinta, tapi ia juga pernah membuat lagu tentang cinta Indonesia. Dari musisi-misisi yang menciptakan lagu tema cinta tanah air dan menjadi hit, akhirnya jejak mereka diikuti oleh musis lain.

Bolehklik.com :
Mengenai lagu-lagu anak menurut bapak bagaimana? Karena sering kali kita lihat anak kecil jaman sekarang menyanyikan  lagu–lagu remaja dan dewasa?

Bens Leo :
Salah satu contoh, rekaman terakhir lagu anak yang sangat fenomenal adalah saat Tasya merekam ulang lagu-lagu karya almarhum AT. Mahmud dengan aransemen Dian HP dan diedarkan oleh Sony Music. Ini menjadi sangat populer karena lagu tersebut diaransemen secara orkestra. Sebelumnya, yang juga dikenal dengan aransemen (orkestra) yang sangat bagus dan mencerminkan citra musik anak yaitu melalui karya Elfa Secioria yang merekam suara Sherina (yang masih anak-anak) untuk film Petualangan Sherina. Lagu ini diedarkan oleh perusahaan rekaman milik Tantowi Yahya, dan akhirnya lagu tersebut menjadi popular dan meledak di pasaran. Dari sinilah banyak yang orang yang ingin mengikuti jejak Tasya dan Sherina untuk berkarya dalam lagu anak.

Bolehklik.com :
Kalau dibidik lagi, apakah lagu anak masih ada geregetnya?

Bens Leo :
Di tahun 2012 saya pernah diminta oleh Ibu Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M. Arch, Phd yang waktu itu menjabat sebagai Wakil Menteri (Bidang Kebudayaan) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Beliau meminta saya dan kawan–kawan untuk membuat festival lagu anak. Lalu saya kasih judul Festival Lagu Anak Nusantara, yaitu Lomba Cipta Lagu, Lomba Penyanyi Anak. Dan pemenang Lomba Penyanyi Anak Terbaik (10 besar) harus membawakan 10 cipta lagu terbaik hasil dari Lomba Cipta Lagu. Dan hasilnya baru direkam akhir tahun 2015 setelah anak-anak ini menjelang remaja. Tahun 2016 awal, beredar dalam bentuk rekaman berupa CD album dan buku. Dalam bentuk buku menceritakan anak-anak ini menyanyi. Lirik lagu ditulis dan digambar dalam bentuk buku. Album dan buku ini diterbitkan dan diedarkan oleh penerbit Gramedia. Rekaman dan buku ini menjadi popular di tahun 2016. Ini menunjukkan kalau lagu anak masih ada segmen pasarnya.  Kemudian anak-anak hasil dari Lomba Cipta Lagu Anak Nusantara 2012, lalu pada 2017 kemarin mengedarkan satu album judulnya Harmoni 8, terdiri dari 8 penyanyi dan juga lagu-lagu baru. Mereka tampil di pementasan konser semacam operet di Titan Center, Bintaro, pada tanggal 17-18 Agustus dalam rangka HUT ke-72 Republik Indonesia. Dan sekali lagi ini menunjukkan kalau lagu anak masih ada segmen pasarnya.

 

 Profil Bens Leo

Nama asli                    : Benny Hadi Utomo

Tempat, tanggal lahir : Pasuruan, Jawa Timur, 8 Agustus 1952

Karir                           : Jurnalis, pengamat musik dan entertainment Indonesia,Pencari  bakat dan Produser.

Istri                              : Pauline Endang

Anak                            : Addo Gustaf Putra

 

 

Lay out dan Posting : Muhammad Imammuddin
Penulis                       : Thomas Antoni
Editor Video             : Muhammad Imammuddin

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top