Profil

Olyvia Virtuosa Energi Untuk Bermusik

Olyvia Virtuosa
Energi Untuk Bermusik

Sukses berkarir di musik menjadi salah satu cita-citanya. Mahasiswi Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Bahasa Jerman ini, sedang fokus terlebih dahulu dengan urusan kuliahnya. “Bermusik sambil kuliah harus pandai-pandai membagi waktu. Terlebih saat ini saya sedang menunggu sidang skripsi S-1. Lagi repot-repotnya, banyak revisi hehe…,” tutur gadis kelahiran Jakarta, 29 Mei 1992.

Menilik ke belakang, Olyvia yang punya nama panggung Olyvia Virtuosa ini sudah mengenal musik sejak kecil. Sang ayah sering memutar lagu diantaranya The Beatles, Gun N’ Roses, Queen, Iwan Fals, Ebiet G. Ade. Tak hanya mendengar musik, Olyvia “kecil dan remaja” juga sudah mengenal alat musik. “Pertama kali diajarin main keyboard sama Papa saat umur saya 7 tahun. Sedangkan kenal gitar ketika Kelas 2 SMP, pakai gitar Papa tapi belajarnya otodidak dari buku-buku tentang gitar,” tutur gadis yang nge-fans sama Once dan Rian D’Massive.

Tidak hanya urusan menyanyi, Olyvia juga bisa memainkan alat musik. “Saya lebih bisa main gitar, sedangkan piano dan drum baru sekedarnya.”

Olyvia suka mencoba semua hal yang berhubungan dengan seni dan sastra. Selain bermusik dan kuliah, Olyvia juga punya kesibukan lain yaitu berjualan baju dan aksesoris di olshop (online shop). Selain itu ia juga freelance fotografer untuk engagement, prewedding, photoshoot, dll

Diakui Olyvia, ia tidak pernah les musik. “Pas SMP saya cupu (culun punya), tertarik ingin belajar gitar karena keren aja kalau cewek bisa main gitar. Waktu awal belajar gitar pengaruhnya adalah Ungu Band dan Nidji,” tutur gadis yang hobi membaca buku dan artikel apapun.

Di masa SMA, Olyvia mulai fokus bermusik. “Di masa SMA saya ikut ekstrakurikuler band. Di tahun 2008 membentuk band bernama Viryzelle, lalu sempat ikut ajang Indomie Jingle Dare 3 di tahun 2009, namun hanya lolos sampai semi final,”

Saat mengikuti ajang Indomie Jingle Dare 3 tahun 2009.

Di akui Olyvia, ajang Indomie Jingle Dare 3 adalah salah satu pengalaman manggung yang paling berkesan. “Ini kali pertama pengalaman manggung bersama band sekolah, Viryzelle. Karna sebelumnya saya hanya tampil di acara internal sekolah saja. Deg-degan, karena tampil membawa nama sekolah, selain itu juga tampil di depan juri yang salah satunya Nugie. Saat menyanyikan lagu bebas, kami pilih lagu Sweet Child O’ Mine dari Gun N’ Roses, yang kebetulan menurut beliau (Nugie), lagu tersebut merupakan salah satu lagu yang disukai beliau. Senang sekali beliau memuji penampilan kami. Tapi sayang, kami belum bisa masuk final,” kata gadis yang salah satu makanan favoritnya adalah bebek goreng.

Memasuki masa kuliah, Olyvia malah jadi jarang ngeband. “Karna teman bermusik semakin sedikit, banyak yang fokus kuliah dan kerja,” tutur Olyvia.

Sejak 2013 Olyvia mulai pindah-pindah band, kadang juga bercabang. “Soalnya terkadang di band posisi saya hanya vokalis saja, tapi jiwa terpanggil juga untuk main gitar, akhirnya di saat bersamaan gabung juga dengan band lain sebagai gitaris. Kadang juga penasaran dengan genre aliran musik lain, jadi saya pernah bergabung dengan band lain yang punya aliran musik lain.”

Untuk saat ini Olyvia memilih soloist dalam bermusik. Ada beberapa alasan kenapa ia melakukan hal itu. “Awalnya sedikit teman yang masih bisa diajak ngeband. Sering juga cari-cari personel dan dapat kenalan baru, tapi sering juga enggak cocok, seperti perbedaan idealisme, domisili yang jauh dan juga karena kesibukan, jadinya tidak memadai waktunya untuk latihan band. Tapi yang paling utama karena panggilan jiwa belum menemukan band di mana saya bisa nyanyi sambil main gitar sekaligus.”

Disinggung soal suka dan suka meniti karir di musik. Apa kata Olyvia ya? “Sebenarnya overall menyenangkan, tapi karena masih bentrok dengan kegiatan lain jadi masih belum bisa fokus ke musik. Karna mengerjakan sesuatu setengah-setengah jadinya enggak puas karena hasilnya enggak maksimal. Sekarang cenderung bikin karya dan push secara off-air dulu.”

Penyanyi yang sudah merilis 3 single ini mempunyai obsesi ke depan. Apa tuh? “Setelah wisuda nanti, saya ingin fokus rekaman lagu yang lain yang sudah saya buat dan juga mempromosikannya. Saya juga ingin memperbanyak jam terbang (live perform). Selain itu ingin mempelajari berbagai alat musik, fotografi dan videografi jika ada yang memberi kesempatan.”

Dalam bermusik pastinya ada sosok penyanyi atau band yang difavoritkan. Olyvia pun menuturkan. “Untuk vokalis saya nge-fans banget sama Once dan Rian (D’Massive) karna berkarisma, ramah dan suaranya khas. Pernah bertemu keduanya dari dekat. Salut karna mereka baik banget sama fans. Kalau gitaris saya nge-fans sama Orianthi Panagris, impian saya ingin jadi vokalis cantik dan jago main alat musik kayak dia,” tutur vokalis yang sudah membuat 10 judul lagu ini.

Demikian sekelumit tentang Olyvia, soloist yang masih berjuang meniti karir di dunia musik.

 

Pengalaman manggung :

  • 2009 –     Indomie Jingle Dare 3 di BSD Serpong Tangerang (with Viryzelle).
  • 2011 –     Event Charity Tsunami Jepang di Universitas Nasional (with Viryzelle).
  • Event Honda di Blok S, Jakarta (with Anemone Band).
  • Event Metal di Rossi Cafe Fatmawati (sebagai additional guitar of Make Them Horuni Band).
  • Fomicoustic Ramadhan at Blok M Plaza, Jakarta (with Viryzelle).
  • 2013    –     Musik Senja di Universitas Jakarta.
  • 2014    –     Tribute to Rock at Maitrin Cefe (Donatello Band).
  • BluPlaza Bekasi (with Four Girls Band).
  • Bekasi Square (with Four Girls Band).
  • Women Day event at Lippo Mall Cikarang (with Four Girls Band).
  • 2015 –     Formicoustic at Blok M Plaza (Solo).
  • Gebyar Bambu Runcing di Kanal Banjir Timur (with band).
  • Event Jakarta – Seoul di Blok M Plaza (Solo)
  • Home Band of Valentine’s day event at DapuRaya Pasar Raya Manggarai (with AR & G Band).
  • Obesphere Distro Rawamangun (with AR & G Band).
  • Beer House Cafe (with Cherish Band).
  • Event Sumpah Pemuda at Ruko Citayam (with Cherish Band).
  • Musik Berbagi at Beranda Cafe Jakarta (with Cherish Band). 
  • 2016 –     Formicoustic at Blok M Plaza (tampil solo / sendiri).
  • Cardinal Jamz Cibinong City Mall.
  • Event Taman Seni Budaya 855 AM at Radio Suara Bekasi (tampil solo).
  • Kulturtag Jurusan Bahasa Jerman Universitas Negeri Jakarta (tampil solo). 
  • 2017 –     Performer at “Kedai Kopi Kayak Gini” Bekasi (tampil solo).
  • Reguler band of Gudang Garam ProJam at Indomaret Depok (with band).

 

Link atau Fan Page :

Facebook Fanpage            :  fb.me/olyviavirtuoasa

Twitter                                 :  www.twitter.com/ovirtuosa.

Instagram                           :  www.instagram.com/olyvirtuosa.

Youtube                               :  Olyvia Virtuosa

Soundcloud                         :  www.soundcloud.com/OlyviaVirtuosa.

 

Lay out dan Posting : Muhammad Imammuddin
Penulis                     : Thomas Antoni

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top