News

Stop Pakai Lahan Warga untuk Latihan Militer

JAKARTA, BolehKlikNews-  Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekesana (KontraS) Selasa, (2/5/2018) menyayangkan sikap Batalyon Infanteri 133/YS di nagari Batu Bajanjang atau area di sekitar Gunung Talang yang dialih fungsikan dan sebagai tempat tempat latihan militer oleh Korem 032 Wirabraja.

Lahan tersebut awalnya  terdapat empat kecamatan yang penduduknya bermukim di sekitar kaki Gunug Talang, yakni Kecamatan Lembang Jaya, Kecamatan Danau Kembar, Kecamatan Lembah Gumanti dan Kecamatan Gunung Talang. Sebagian besar masyarakat di sekitaran Gunung Talang berprofesi sebagai petani.

“Sebagian besar masyarakat di sekitaran Gunung Talang berprofesi sebagai petani. dimana  hampir semua sumber pokok kehidupan, terutama pertanian yang dilakukan oleh warga sangat bergantung pada aktivitas Gunung Talang, seperti sumber air, suhu, curah hujan, material vulkanik dan lainnya.” Jelas KontraS Selasa (2/5/2018).

KontraS juga menjelaskan sejak (24/4/2018), masyarakat Salingka Gunung Talang dihebohkan dengan kedatangan pihak TNI ke lokasi eksplorasi Geotermal yang akan dilaksanakan oleh PT. Hitay Daya Energi di lokasi yang sama hingga terjadi pemaksaan eksplorasi Geotermal di Gunung Talang dan beragam intimidasi dan teror harus dirasakan oleh warga.

“Kami menduga latihan militer tersebut dilakukan guna memudahkan aktivitas eksplorasi geotermal PT Hitay Daya Energi di Gunung Talang yang mendapat penolakan dari warga.  Jika hal tersebut terjadi, maka petani Nagari Batu Bajanjang yang menggantungkan diri pada ketersediaan sumber daya alam terancam kehilangan lahan dan mata pencaharian.” Tambah KontraS.

Lebih lanjut, KontraS mendesak Panglima TNI untuk segera memanggil Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) terkait dengan rencana latihan perang yang akan dilaksanakan oleh anggotanya di Batu Bajanjang atau area di sekitaran Gunung Talang, dan meminta agar KASAD melakukan evaluasi terkait dengan Surat Perintah yang dibuat oleh Komandan Batalyon Infanteri 133/YS;

Melakukan evaluasi secara akuntabel kepada publik mengenai Surat Perintah terkait dengan rencana latihan perang yang akan dilaksanakan oleh anggotanya di Batu Bajanjang atau area di sekitaran Gunung Talang mengingat di lokasi yang sama terdapat eksplorasi geotermal oleh PT Hitay Daya Energi yang mendapat penolakan dari warga.

Juga mendesak Pemerintah Daerah melakukan perlindungan terhadap lahan pertanian milik warga sebagaimana yang disampaikan dalam Draft RTRW Kabupaten Solok dan UU No. 41 tahun 2009 tentang tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top